Pentingnya Vaksin COVID-19, dan Tips Menemukan Tempat Vaksin Terdekat!

Perawatan

Waspada Rambut Rontok Bisa Alami Kebotakan, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Rambut rontok adalah salah satu masalah yang paling sering dialami perempuan, terutama saat keramas. Dan itu adalah hal yang lumrah terjadi pada semua orang. Normalnya semua orang pasti mengalami kerontokan rambut. Namun, perlu diperhatikan apakah kerontokan rambut yang dialami masih dalam batas wajar atau mulai menunjukan tanda-tanda kebotakan. Hal itu pasti akan menurunkan rasa percaya diri.

            Namun pada kenyataanya, banyak perempuan yang lalu menjadi khawatir dan memutuskan untuk mengurangi frekuensi keramas dan berharap hal itu akan jadi mengurangi kerontokan rambut. Padahal solusi untuk rambut rontok bukan berhenti membersihkan rambut tapi merawatnya agar tidak rontok saat keramas. Maka dari itu, kita harus mengantisipasi kebotakan sejak dini karena tidak dapat dipungkiri bahwa rambut adalah mahkota bagi setiap orang, tentunya pada kaum hawa.

Penyebab Masalah Rambut Rontok

Penyebab rambut rontok yang paling umum adalah stres. Kerontokan rambut dapat memengaruhi kulit kepala dan menyebabkan kebotakan. Rambut baru biasanya menggantikan rambut yang hilang, tetapi ini tidak selalu terjadi. Rambut rontok dapat berkembang secara bertahap selama bertahun-bertahun atau terjadi secara tiba-tiba. Rambut rontok bisa bersifat permanen atau sementara. Segala macam trauma fisik dari mulai stres berat, kecelakaan, setelah melahirkan, penurunan berat badan secara drastis, dan penyakit serius, bisa menjadi penyebab rambut rontok dalam jumlah  yang banyak meskipun sementara.  Dalam media, masalah seperti ini dikenal dengan istilah telogen effluvium. Seorang yang mengalami hal ini umumnya menyadari kerontokan rambut sekitar enam minggu hingga tiga bulan seletah pengalaman stres  berat.

  • Anemia

Beberapa penelitian menyebutkan jika seseorang mengalami kerontokan, mereka biasanya memiliki zat besi yang rendah. Zat besi adalah komponen penting dalam enzim yang membantu pertumbuhan sel. Sel-sel folikel  rambut bisa sangat sensitif  terhadap penurunan kadar zat besi dan mungkin tidak dapat menumbuhkan sel-sel baru secara efektif ketika simpanan zat besi rendah. Hal ini lah yang menjadi alasan mengapa seseorang mengalami kerontokan pada rambut saat anemia.

  • Kulit kepasa yang tidak sehat

Penyebab rambut rontok yang harus dikhawatirkan adalah yang disebabkan karena peradangan, sehingga menyulitkan rambut untuk tumbuh dengan baik. Kondisi kulit yang dapat memicu penyebab rambut  rontok anatara lain adalah dermatitis, seboroik, psoriasis dan infeksi jamur atau ketombe.

  • Faktor keturunan

Faktor penyebab rambut yang paling sering terjadi adalah fator keturunan. Gen bisa diturunkan dari salah satu pihak orang tua, akan tetapi apabila kamu di silsilah keluarga tersebut, kamu juga memliki risiko yang besar  jika kedua orangtua mengalami maalah kontrakan rambut.

Pada faktanya, ternyata pria lebih mungkin untuk kehilangan rambut daripada perempuan. Sebagian besar disebabkan karena kebotakan. Namun, hal tersebut juga tidak menutup kemungkinan dapat menimpa para kaum wanita. Penyebab rambut rontok sangat bervariasi, dari yang lebih sederhana seperti kekurangan vitamin, hingga ke masalah yang lebih kompleks, yaitu tanda dan gejala dari suatu penyakit.

Atasi Kebotakan dengan PRP Treatment

Platet Rich Plasma atau yang lebih popular dikenal dengan PRP merupakan terapi dengan mengambil darah dari pasien sendiri yang akan melakukan prosedur ini. PRP telah digunakan sejak tahun 1987 yang bertujuan untuk mempercepat penyembuhan pada gigi, kasus ortopedi dan tindakan pada operasi plastik. Selanjutnya dalam beberapa tahun kebelakang, PRP memberikan manfaat untuk perawatan pada kulit wajah.

Terapi ini merupakan prosedur kecantikan yang dilakukan dengan cara mengambil darah pasien dan memisahkan bagian plasmanya. Kemudian plasma tersebut akan disuntikan kembali ke pasien itu sendiri. Plasma darah manusia kaya akan trombosit yang mengandung berbagai macam faktor pertumbuhan serta sitokin. Trombosit dalam darah memiliki peranan penting yang dapat mengobati dan memperbaiki kondisi beberapa sel dalam tubuh. Kandungan trombosit dalam PRP bisa mencapai 5-10 kali lipat dari konsetrasi normal. Dengan menambahkan konsentrasi trombosit dalam prosedur proses medis, hal ini akan membuat proses perbaikan sel jadi lebih cepat. Dengan menyuntikan kembali ke dalam tubuh, plasma darah akan dapat meningkatkan peremajaan kulit dengan mempercepat penyembuhan pada luka.

Tentunya pemberian obat oral finasteride, atau obat topikal monixidil yang lebih populer juga patut untuk dipertimbangkan karena memiliki fungsi yang berbeda. Juga kandungan biotin yang terdapat dalam telur, susu, dan pisang merupakan salah satu komposisi yang penting untuk pertumbuhan rambut. Maka dari itu PRP Treatment menjadi salah satu perawatan rambut yang sedang banyak diminati di dunia karena kandungan plasma darah yang kaya dengan  trombosit ini ternyata juga mengandung hormon pertumbuhan yang berguna untuk proses regenerasi sel rambut baru.

Karena menggunakan darah pasien itu sendiri maka perawatan ini sangat aman dan tidak akan menimbulkan efek samping ataupu alergi. Perlu diingat bahwa perawatan ini perlu dilakukan oleh dokter ahli, NOVI’S Dermatology Bekasi sangat direkomendasikan bagi kamu yang ingin memulai perawatan PRP ataupun treatment lainnya.

Review By : DR. NOVIANTY ARLISMA

Related posts
Perawatan

Rahasia Tampil dengan Kulit yang Selalu Muda

Perawatan

Memahami Makna Kulit Sehat dan Ideal untuk Tetap Tampil Cantik

Perawatan

Melawan Tanda-tanda Penuaan Dini dengan Collagen Stimulator Treatment

Perawatan

Mengenal Elektocauter Treatment untuk Mengatasi Beberapa Masalah di Kulit

Sign up for our Newsletter and
stay informed

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Worth reading...
Ternyata Kulit Juga Butuh Nutrisi Saat Malam Hari, Kenali Pentingnya Memakai Krim Malam Sebelum Tidur