Pentingnya Vaksin COVID-19, dan Tips Menemukan Tempat Vaksin Terdekat!

Perawatan

Penyebab Munculnya Kerutan pada Dahi dan Cara Mudah Mengatasinya

Garis halus atau kerutan di dahi akan muncul secara alami pada usia 40–50 tahun. Namun, bukan berarti kondisi ini tidak bisa terjadi pada orang-orang yang usianya lebih muda. Kerutan di dahi merupakan salah satu tKamu penuaan yang sering terlihat. Kerutan di dahi membuat wajah terlihat tua, lusuh, dan lesu. Saat bertambah tua, garis-garis kerutan dapat muncul di dahi.

Namun, ternyata kerutan di dahi bisa muncul di usia 20-an sekalipun. Penyebab kerutan di dahi ini biasanya dipicu oleh pola hidup yang tidak sehat. Gaya hidup memiliki dampak yang sangat besar pada kesehatan kulit dan perkembangan keriput. 

Munculnya kerutan dan garis-garis pada wajah dan dahi juga tergantung pada seberapa baik seseorang merawat kulit. Kerutan di dahi ini bisa disebabkan oleh stres, perawatan yang buruk, dan kebiasaan yang memicu penuaan dini.

Akan terasa sulit untuk menghilangkan kerutan da hi sepenuhnya. Maka dari itu penting untuk menghindari penyebab munculnya kerutan di dahi pada usia 20-an.

Paparan sinar matahari dan gaya hidup tidak sehat, seperti merokok, mengonsumsi minuman alkohol secara berlebihan, atau tidak mengola stres dengan baik, dapat menjadi pemicu utama munculnya kerutan di dahi pada orang yang lebih muda.

Namun, Kamu tidak perlu khawatir, karena ada berbagai cara menghilangkan kerutan di dahi yang bisa coba dilakukan.

Kerutan di dahi sering kali diartikan dengan tingkat stres yang tinggi. Stres bisa menjadi salah satu penyebab munculnya kerutan di dahi. Stres banyak dikaitkan dengan risiko peradangan yang lebih tinggi. Stres menyebabkan tingginya hormon kortisol yang bisa mencegah kolagen dan elastisitas kulit. Salah satu bagian yang sering terdampak kurangnya elastisitas kulit adalah bagian dahi.

Stres rentan dialami oleh orang di usia muda. Kondisi ini dapat memengaruhi kesehatan kulit dan menyebabkan penuaan dini. Penelitian telah menemukan bahwa stres kronis dapat meningkatkan peradangan, menyebabkan penuaan kulit dan mempercepat pembentukan keriput.

Kerutan dahi yang dalam bahkan mungkin menjadi indikator awal aterosklerosis. Penelitian mengungkapkan, pembuluh darah di dahi lebih halus daripada di bagian lain dari tubuh, sehingga mereka dapat mencerminkan penumpukan plak yang menyebabkan aterosklerosis di arteri lebih jelas.

ebersihan kulit buruk juga bisa menyebabkan kerutan di dahi pada usia muda. Kebersihan kulit sangat penting untuk tampilan kulit yang bersih, bebas dari jerawat, dan lebih terawat. Kebersihan kulit yang buruh bisa menimbulkan berbagai masalah kulit jangka pendek dan jangka panjang.

Malas mencuci muka, tidak menggunakan pelembap, dan melewatkan tabir surya saat ke luar rumah bisa menurunkan kualitas kesehatan kulit. Kulit yang kotor akan rentan terkena jerawat, terlihat kusam, dan lebih tua.

Kulit dehidrasi disebabkan kurangnya air dalam kulit. Kulit dehidrasi disebabkan oleh tubuh yang kekurangan air. Ini membuat kulit kehilangan kelembapannya. Kulit dehidrasi bisa dialami oleh jenis kulit apapun baik itu kering, berminyak, atau kombinasi.

Pada kulit dehidrasi, kulit akan terasa kencang meski dalam keadaan berminyak. Kulit dehidrasi biasanya terlihat kusam dan dapat menunjukkan tKamu-tKamu penuaan dini, seperti kerutan permukaan dan hilangnya elastisitas. Kulit yang dehidrasi bisa dilihat dari kerutan yang muncul di dahi.

Dehidrasi dapat diobati dengan perubahan gaya hidup. Memenuhi kebutuhan cairan dalam sehari adalah cara utama mengatasi dehidrasi pada kulit.

Tips Menghilangkan Kerutan pada Dahi

Berbagai macam perawatan kecantikan akhirnya berkembang dan hadir menjawab masalah-masalah penuaan yang terjadi pada kulit. Tidak sedikit orang yang mencoba Botox Treatment untuk menghaluskan dan menghilangkan keriput, sehingga tampilan wajah tampak lebih kecang dan awet muda. Minat terhadap prosedur botox yang cukup tinggi lantaran ampuh dan cepat dalam mengatasi masalah-masalah penuaan dini pada kulit. Seperti munculnya garis-garis halus pada wajah.

Suntik botox merupakan prosedur tindakan medis dalam bidang drmatologi yang digunakan untuk pengobatan garis-garis kerut akibat ekspresi  wajah sepertiga atas, yaitu kerut daerah dahi, sekeliling mata, hiperhidrosis bagian ketiak, terkadang juga digunakan untuk platysma di leher, dan kerutan halus sekitar mulut.

Perawatan ini dilakukan dengan cara menyuntikkan protein yang dihasilkan oleh bakteri Clostridium Botulinum. Fungsinya menghambat sinyal saraf asetilkolin yang ada dalam otot wajah agar lebih rileks. Hasilnya, ketika otot wajah kamu rileks, maka kulit kamu akan lebih lembut dan mengencang. Inilah yang membuat kerutan di wajah hilang

Manfaat Botox

  • Mengatasi kerutan dan garis halus
  • Meminimalisir keriput
  • Memperbaiki double chin
  • Mengobati rosacea
  • Meremajakan kulit
  • Mengatasi hyperhidrosis atau lebih di kenal dengan keringat yang berlebihan pada area ketiak, telapak tangan atau kaki.

NOVI’S Clinic Dermatology menjadi rekomendasi klinik kecantikan terbaik untuk kamu yang ingin melakukan botox treatment dan beberapa perawatan kecantikan lainnya. Kamu bisa cari tahu berbagai macam treatment yang ada di NOVI’S Clinic Dermatology Bekasi melalui Artikel Kesehatan di www.novisdermatology.co.id

Related posts
Perawatan

Mengatasi Hiperpigmentasi untuk Dapatkan Kulit Lebih Muda

Perawatan

Kapan Waktu Harus Melakukan Rutin Facial ?

Perawatan

Memperbaiki Masalah Flek Hitam yang Membuat Kulit Terlihat Lebih Tua

Perawatan

Mengenal Tarik Benang Sebagai Solusi Kulit Wajah yang Kendur

Sign up for our Newsletter and
stay informed

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Worth reading...
Penyebab Beruntusan yang Mirip dengan Jerawat Pada Wajah