Pentingnya Vaksin COVID-19, dan Tips Menemukan Tempat Vaksin Terdekat!

Kesehatan

Bolehkah Ibu Menyusui Memakai Skincare? Kenali Dulu Bahan Dalam Produknya

Perubahan hormon selama masa kehamilan seringnya membawa efek hingga masa menyusui. Salah satunya, berpengaruh pada kesehatan kulit. Perubahan tersebut bisa kamu atasi dengan pemakaian skincare. Namun pemilihan skincare bususi harus sangat cermat karena tidak semua kandungan akan cocok.

Penggunaan skincare untuk ibu menyusui menajdi salah satu topik yang sangat penting untuk diketahui oleh perempuan. Sebab, apa yang dikonsumsi dan terserap ke dalam tubuh ibu menyusui berpotensi mempengaruhi kandungan ASI. ASI yang dikonsumsi bayi selanjutnya dikhawatirkan menjadi perantara keberadaan kandungan yang berbahaya bagi tubuh kecil mereka. Meski begitu, bukan berarti busui tidak diperbolehkan menggunakan skincare, terlebih juka busui dihadapkan dengan masalah kulit yang harus segera diatasi sebelum semakin memburuk. Bagaimana pun, kesehatan kulit juga penting untuk dijaga.

Mengingat ibu yang tengah menyusui biasnya akan lebih ekstra hati-hati dengan apa yang dimakan, diminum, termasuk yang dipakai di kulit dan rambut. Berbeda dengan kosmetik, penggunaan skincare saat hamil dan menyusui ternyata justru diperlukan, khususnya perawatan yang bermanfaat  untuk memperbaiki kulit. Karena pada saat hamil dan menyusui, kulit akan mengalami banyak perubahan.

Ingredients yang biasanya dihindari oleh bumil dan busui adalah yang mengandung pengawet, seperti paraben, pewarna dan biasanya juga ada komponen acid tertentu yang dikhawatirkan berhubungan dengan penyerapan air susu, tentu banyak ibu yang khawatir soal adanya kemungkinan bahan kimia atau obat-obatan terserap mke dalam aliran darah ibu dan dieksresi  ke dalam ASI. Karena itu, busui mungkin ingin mencari tahu apa saja produk yang aman untuk ibu menyusui dan juga dengan harga yang terjangkau.

Sebenarnya belum banyak penelitian yang jelas tentang efek bahan tertentu pada ASI maupun soal keamanan kosmetik selama menyusui.Tetapi hal ini tidak mustahil terjadi, mengingat produk skincare memang sengaja dibuat agar bisa terserap ke dalam kulit, sehingga dokter cenderung berhati-hati saat merekomendasikan produk yang boleh dan tidak digunakan selama menyusui. Tetapi hal ini tidak mustahil terjadi, mengingat produk skincare memang sengaja dibuat agar bisa terserap ke dalam kulit, sehingga dokter cenderung berhati-hati saat merekomendasikan produk yang boleh dan tidak digunakan selama menyusui.

Ibu menyusui perlu melindungi diri salah satunya yakni dengan melakukan perawatan wajah menggunkan bahan yang aman untuk menyusui. Penting untuk diketahui bahwa ada bahan-bahan produk perawatan kulit yang harus dihindari oleh ibu menyesui.

Ibu menyusui perlu melindungi diri salah satunya yakni dengan melakukan perawatan wajah menggunakan bahan yang aman untuk menyusui. Penting untuk diketahui bahwa ada bahan-bahan produk perawatan kulit yang harus dihindari oleh ibu menyusui.

  • Retinoid dan Retinol

Retinol adalah senyawa turunan vitamin A yang dapat mengatasi tanda penuaan dini pada kulit. Retinol mampu menembus lapisan kulit dan merangsang produksi kolagen serta memperbaiki sel kulit yang rusak. Meski fungsi utama retinol adalah sebagai anti aging, namun selain itu, bahan ini juga bisa digunakan untuk mengatasi jerawat, mengontrol produksi minyak wajah, dan meminimalisir tampilan pori-pori.

Kenyataanya, retinol merupakan salah satu kandungan dalam produk skincare yang harus dihindari oleh ibu menyusui. Keberadaan retinoid dan retinol akan berbahaya untuk bayi yang mengonsumsi ASI. Retinol memiliki efek teratogonik pada janin yang sedang berkembang di dalam rahim, sehingga mengakibatkan bayi lahir cacat. Meskipun belum ada penelitian yang membuktikan kebenarannya, namun untuk menghindari efek buruk dikemudian hari, dokter sangat menyarankan busui tidak memakai skincare yang mengandung retinol.

  • Asam Silsilat

Asam silsilat merupakan bahan yang ampuh untuk mengatasi jerawat, terutama untuk menghilangkan komedo putih. Biasanya perempuan sangat akrab dengan kandungan satu ini yang  terdapat dalam produk skincare. Namun, kandungan silsilat bisa berbahaya bagi bayi jika berada dalam dosis tingkat tinggi. Asam tersebut dapat menyebabkan pembengkakkan pada otak dan hati bayi. Jadi, akan lebih aman untuk menghindari kandungan asam silsilat berdosis sangat tinggi dalam produk  skincare untuk ibu menyusui.

  • Hydroquinone

Hydroquione dikenal sebagai bahan pemutih kulit yang banyak terdapat di berbagai produk skincare. Kandungan ini dipercayai dapat bermanfaat dalam mengatasi masalah pigmentasi mulai dari bintik-bintik merah, bintik-bintik penuaan, hingga bekas jerawat.

Meskipun mudah ditemui dan sering digunakan, ternyata hydroquinone bukan merupakan kandungan ynag aman jika terdapat dalam produk skincare untuk ibu mneyusui. Hydroqineno adalah bahan kimia kuat yang dapat ditransfer ke ASI dan menyebabkan kelainan perkembangan dalam tubuh bayi. Hydroquinone  dapat menyebabkan perubahan warna pada kulit, gigi, dan selaput lendir.

Rekomendasi Produk Skincare yang Aman untuk Ibu Menyusui

Kamu bisa cari tahu berbagai macam treatment yang ada di NOVI’S Clinic Dermatology Bekasi melalui Artikel Kesehatan di www.novisdermatology.co.id

Sahabat NOVI’S juga bisa menyaksikan beberapa treatment di youtube channel NOVI’S Dermatology

Review By : DR. NOVIANTY ARLISMA

Related posts
Kesehatan

Ketahui Beberapa Kesalahan Saat Merawat Kulit

Kesehatan

Definisi Kulit Sensitif dan 6 Ciri-Cirinya

KecantikanKesehatan

Mitos Seputar Jerawat yang  Kamu Mesti Hindari

Kesehatan

Kulit Berminyak Juga Kaya Akan Manfaat untuk Kesehatan Kulit

Sign up for our Newsletter and
stay informed

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Worth reading...
Dapatkan Kulit Lembab dan Glowing Setelah Perawatan Silk Peel