Pentingnya Vaksin COVID-19, dan Tips Menemukan Tempat Vaksin Terdekat!

Lifestyle

Penyebab Masalah Kerusakan Rambut yang Sering Terjadi pada Wanita

Mungkin Kamu tidak sadar bahwa hal-hal yang Kamu lakukan terhadap rambut ternyata dapat menjadi penyebab masalah rambut. Menata rambut menggunakan alat-alat dengan panas tinggi misalnya, hasilnya memang rambut terlihat cantik, tapi jika dilakukan setiap hari, maka porositas rambut akan lebih rentan sehingga akan membuat rambut lebih kering dan bercabang di bagian ujungnya.

Jadi, bukan hanya stress yang dapat menyebabkan masalah rambut, tapi juga perlakuan yang tidak tepat kepada rambut. Mengetahui berbagai penyebab ini dapat membantu Kamu melakukan pencegahan dan perawatan rambut yang tepat. 

asalah rambut tidak muncul secara instan; rambut akan berangsur berubah dari sehat menjadi rusak jika tidak dirawat dengan baik dan mendapat perlakukan yang kurang tepat. Bahkan saat Kamu sudah merawatnya dengan baik, kadang rambut tetap menunjukkan tKamu-tKamu kerusakan akibat faktor internal maupun eksternal. Misalnya saja faktor stress, polusi, kekurangan asupan nutrisi yang baik hingga cara Kamu mengikat rambut terlalu kencang, atau menggosok rambut terlalu kasar dengan handuk. 

Ada lima bentuk masalah yang kerap kali dialami oleh rambut wanita, yaitu rambut kusam, kering, rapuh, mudah patah, dan ujungnya bercabang. Saat masalah-masalah ini muncul, Kamu bisa menjadi frustasi dibuatnya karena seperti tidak ada perawatan yang benar-benar ampuh. 

Selain stress, masalah-masalah rambut ini biasanya disebabkan oleh hal-hal berikut:

  • Paparan panas tinggi. Ini biasanya disebabkan oleh penggunaan alat-alat penata rambut yang menggunakan panas tinggi, seperti catok rambut, pengeriting rambut, dan pengering rambut. Sangat disarankan oleh profesional, penggunaan alat-alat styling, maksimal di suhu 220 derajat jika di atas suhu ini akan sangat rentan untuk menyebabkan porositas rambut. 
  • Paparan bahan-bahan kimia terlalu keras. Rambut yang sering terpapar pewarna rambut, cairan bleaching, dan cairan pelurus rambut lama kelamaan dapat menjadi rapuh.
  • Terlalu sering keramas. Rambut yang kering sebaiknya tidak dicuci terlalu sering, maksimal setiap dua hari sekali saja. Jika Kamu terlalu sering keramas, maka akan memengaruhi kestabilan produksi minyak alami di kulit kepala, yang akan menyebabkan rambut lebih rentan kering dan bercabang.
  • Menggosok rambut dengan handuk. Mungkin Kamu terbiasa mengeringkan rambut dengan cara menggosoknya dengan handuk sehabis keramas. Padahal, rambut yang basah rentan rusak dan menggosoknya menggunakan handuk akan memperparah kondisi tersebut. Jangan pernah melakukan gerakan menggosok rambut terlalu kuat pada rambut. Gunakanlah handuk dengan bahan microfiber atau serat halus dengan cara ditepuk-tepuk secara halus di bagian permukaan rambut.
  • Menguncir atau mengikat rambut terlalu ketat dan kuat. Saat Kamu melakukan ini, bisa jadi Kamu malah membuat rambut tertarik dengan kuat sehingga dapat menganggu elastisitas rambut dan menyebabkan kerontokan serta rambut akan lebih rentah patah. 
  • Rambut jarang dipotong atau di-trim. Saat rambut Kamu rentan memiliki ujung bercabang, kerusakan ini dapat merambat naik ke rambut yang kondisinya masih sehat. Akibatnya, rambut yang sehat jadi ikut rapuh.
  • Pola makan tidak sehat dengan nutrisi tidak seimbang. Kekurangan nutrisi yang membantu merawat dan menyehatkan rambut dari dalam dapat berujung munculnya masalah-masalah rambut.

PRP Kebotakan

Terapi ini merupakan prosedur kecantikan yang dilakukan dengan cara mengambil darah pasien dan memisahkan bagian plasmanya. Kemudian plasma tersebut akan disuntikan kembali ke pasien itu sendiri. Plasma darah manusia kaya akan trombosit yang mengandung berbagai macam faktor pertumbuhan serta sitokin. Trombosit dalam darah memiliki peranan penting yang dapat mengobati dan memperbaiki kondisi beberapa sel dalam tubuh. Kandungan trombosit dalam PRP bisa mencapai 5-10 kali lipat dari konsetrasi normal. Dengan menambahkan konsentrasi trombosit dalam prosedur proses medis, hal ini akan membuat proses perbaikan sel jadi lebih cepat. Dengan menyuntikan kembali ke dalam tubuh, plasma darah akan dapat meningkatkan peremajaan kulit dengan mempercepat penyembuhan pada luka.

Tentunya pemberian obat oral finasteride, atau obat topikal monixidil yang lebih populer juga patut untuk dipertimbangkan karena memiliki fungsi yang berbeda. Juga kandungan biotin yang terdapat dalam telur, susu, dan pisang merupakan salah satu komposisi yang penting untuk pertumbuhan rambut. Maka dari itu PRP Treatment menjadi salah satu perawatan rambut yang sedang banyak diminati di dunia karena kandungan plasma darah yang kaya dengan  trombosit ini ternyata juga mengandung hormon pertumbuhan yang berguna untuk proses regenerasi sel rambut baru.

Karena menggunakan darah pasien itu sendiri maka perawatan ini sangat aman dan tidak akan menimbulkan efek samping ataupu alergi. Perlu diingat bahwa perawatan ini perlu dilakukan oleh dokter ahli, NOVI’S Dermatology Bekasi sangat direkomendasikan bagi kamu yang ingin memulai perawatan PRP ataupun treatment lainnya.

Review By : DR. NOVIANTY ARLISMA

Related posts
Lifestyle

Tips Menghindari kerusakan Kulit Akibat Terlalu Sering Terpapar Polusi

Lifestyle

Jerawat Akibat Jamur Berbeda dengan Jerawat Pada Umumnya

Lifestyle

Tips Sederhana Agar Kamu Punya Kulit Cerah dan Sehat

Lifestyle

Apa Itu Jenis Kulit Sensitif dan Bagaimana Ciri-cirinya?

Sign up for our Newsletter and
stay informed

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Worth reading...
Tips Miliki Kulit Glowing Instan dengan Glow In The Dark Facial Treatment